ROTE NDAO TIMPOST.ID – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Rote Ndao, Denison Mooy, ST, menyoroti perkembangan ekonomi daerah sekaligus persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai dapat memberikan dampak serius terhadap aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian.
Denison mengatakan, kondisi perekonomian Kabupaten Rote Ndao harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah dan DPRD, menurutnya, perlu terus mendorong sektor-sektor produktif yang menjadi penopang kehidupan masyarakat, terutama pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, serta usaha mikro dan kecil.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah tidak cukup hanya dilihat dari angka pertumbuhan, tetapi harus dirasakan secara nyata oleh masyarakat melalui meningkatnya pendapatan, terbukanya lapangan usaha dan terjaminnya kelancaran aktivitas ekonomi.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian serius adalah ketersediaan BBM. Denison menilai kelangkaan BBM dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat karena BBM menjadi kebutuhan penting bagi transportasi, mesin pertanian, nelayan, pelaku usaha maupun distribusi barang.
“Kalau BBM sulit didapat, dampaknya bukan hanya kepada kendaraan. Petani juga bisa terdampak karena banyak aktivitas pertanian membutuhkan BBM. Ini bisa mengganggu proses pengolahan lahan, pemompaan air, hingga distribusi hasil pertanian,” ujar Denison.
Ia mengingatkan, apabila persoalan BBM tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian bagi petani dan bahkan dapat memengaruhi hasil produksi.
“Jangan sampai karena kelangkaan BBM, masyarakat terutama petani mengalami kesulitan dalam mengelola lahan sehingga pada akhirnya terjadi gagal panen. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Denison berharap pemerintah bersama pihak terkait dapat memastikan distribusi BBM berjalan secara normal dan tepat sasaran. Pengawasan terhadap distribusi juga dinilai penting agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan tidak terjadi kelangkaan berkepanjangan.
Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Rote Ndao akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan mendorong pemerintah daerah agar persoalan-persoalan yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat mendapatkan penanganan.
Selain menyampaikan perhatian terhadap kondisi ekonomi dan kelangkaan BBM di Rote Ndao, Denison Mooy juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah gempa bumi yang terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.
Atas nama pribadi maupun lembaga DPRD Kabupaten Rote Ndao, Denison menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak bencana.
“Kami turut merasakan duka yang mendalam atas musibah gempa yang menimpa saudara-saudara kita di Flores. Atas nama pribadi dan lembaga DPRD Kabupaten Rote Ndao, saya menyampaikan turut berduka cita kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak,” ungkapnya.
Ia berharap masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi bencana tersebut. Denison juga mengajak seluruh masyarakat NTT untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama saudara yang sedang mengalami musibah.
Menurutnya, bencana alam merupakan ujian kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian bersama, tanpa melihat batas wilayah maupun daerah.
“Flores adalah bagian dari keluarga besar Nusa Tenggara Timur. Ketika saudara kita mengalami musibah, kita semua ikut merasakan. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan proses pemulihan dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Denison menegaskan bahwa pembangunan ekonomi dan kepedulian sosial harus berjalan beriringan. Pemerintah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga ketahanan ekonomi daerah sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Oscar Nalle












