Daerah

Wakil Ketua DPRD Rote Minta Dapur MBG Papela di Hentikan, Usai Temuan Makanan Basi di Sekolah

3687
×

Wakil Ketua DPRD Rote Minta Dapur MBG Papela di Hentikan, Usai Temuan Makanan Basi di Sekolah

Sebarkan artikel ini

Wakil Ketua DPRD Rote Minta Dapur MBG Papela di Hentikan, Usai Temuan Makanan Basi di Sekolah

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Denison Mooy, angkat bicara terkait temuan makanan basi dan berbau tidak sedap dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Papela untuk sejumlah sekolah di Kecamatan Rote Timur.

Ia mendesak Pemerintah agar memberikan sanksi tegas kepada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Papela yang tidak disiplin dan abai terhadap standar keamanan pangan.

“Ini perlu di evaluasi jadi jangan sampai tujuan program ini bukan menyehatkan anak-anak tetapi justru menimbulkan penyakit bagi anak-anak,” Ungkap Deny Mooy saat di konfirmasi. Jumat,(5/12/2025).

Baca Juga :  Wakil Bupati Berhalangan Hadir.Kadis P3AP2KB Wakili Pemerintah di Kelas Indpirasi Jemaat Dinis Danggoen,Rote Ndao

Kasus ini mencuat setelah sejumlah siswa di SD Eahun dan Batuidu mengeluhkan kualitas makanan MBG yang diterima. Beberapa di antaranya menyebutkan makanan datang dalam kondisi basi dan daging dalam keadaan bau.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao menilai hal tersebut merupakan bentuk kelalaian serius dari pihak penyedia makanan. Apalagi, kejadian serupa juga sudah terjadi di berbagai daerah lain.

“Terkait dengan hal tersebut yang namanya saja makanan bergizi apa lagi makanan yang disajikan basi tidak memenuhi standar kesehatan itu tidak diperbolehkan sama sekali untuk itu tentu ini menjadi perhatian catatan serius untuk kita bisa menindaklanjuti apalagi yang namanya makanan pasti tentu ini sangat berbahaya bagi kesehatan anak-anak,”cetusnya.

Baca Juga :  Daniel Welhelmus Nalle Resmi Ditunjuk sebagai Penjabat Sekda Rote Ndao, Berlaku Mulai 17 Agustus 2026

Lebih lanjut Politisi PDI Perjuangan itu mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) maupun pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi penyedia makanan yang tidak memenuhi standar harus dihentikan sementara waktu.

“Kasus seperti itu tidak boleh terjadi kalau memang kejadiannya betul maka harus dihentikan sementara sambil kita menunggu,harus ada komitmen bahwa itu tidak akan terjadi lagi karena tentu makanan-makanan basi itu membahayakan masyarakat terutama bagi anak-anak jangan sampai ada kejadian keracunan di Rote lagi jadi kita akan evaluasi apa bila benar maka harus dihentikan sementara.,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD berharap insiden ini menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan MBG di Kabupaten Rote terkusus di Kecamatan Rote Timur bisa berjalan optimal. Dengan pengawasan yang lebih ketat, program ini diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi para siswa.

Baca Juga :  Daniel Welhelmus Nalle Resmi Ditunjuk sebagai Penjabat Sekda Rote Ndao, Berlaku Mulai 17 Agustus 2026

“Jadi sangat disayangkan ketika kalau tujuan programnya untuk menyehatkan anak-anak tetapi makanan untuk itu kita akan berkoordinasi dan segera tindaklanjuti agar supaya dievaluasi terkait dengan penyajian makanan yang basi.” Tukasnya.

Sebelumnya diberitakan media ini dengan judul Diduga Dapur MBG Papela Distribusi Makanan Basi, Siswa Keluhkan Sekolah Langsung Dihentikan Untuk Lindungi Siswa.

(Mekris)